Situjuah, **Anggota Badan Musyawarah (Bamus) periode 2021 - 2027 Nagari Tungkar dan Nagari Situjuah Banda Dalam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, di lantik dan di ambil sumpah oleh Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo. Selasa, (29/6/2021) di Aula Kantor Camat Situjuah Limo Nagari.
Pelantikan dan pengambilan Sumpah Bamus Nagari mulai dilaksanakan Pukul 13.40 ikuti oleh Bamus terpilih dari Nagari Tungkar dan Nagari Situjuah Banda Dalam, Pelantikan dihadiri oleh kepala Dinas DPMD/N, Danramil Luak, Kapolsek Situjuah, Wali Nagari dan Undangan lainnya. Alur
Bertindak sebagai pembawa acara langsung dari Bagian Protokoler Kabupaten Lima Puluh Kota, Pembacaan Kalam ilahi Desri Gunal Fitri, S.Sos, Pembacaan Surat Keputusan Bupati Arion, S.Sos, Doa dipimpin oleh H. Dafitra Dt. Tunaro Nan Bagak, Rohaniwan Kepala KUA Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan pengambilan Sumpah dan pengucapan naskah pelantikan di pandu langsung oleh Bupati Lima Puluh Kota.
Dalam sambutannya Bupati Safaruddin menyampaikan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Bamus Nagari pada hari ini adalah pelantikan pertama di Lima Puluh Kota sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 110 tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Inilah landasan kita untuk berpijak, inilah dasar hukum kita melaksanakan pelantikan pada hari ini.
Selanjutnya Bupati Safaruddin mengucapkan terimakasih kepada Anggota Bamus Periode 2015-2021 yang telah mengabdikan dirinya di Nagarinya masing-masing dalam Kecamatan Situjuah Limo Nagari, semoga jasa dan usaha perjuangan saudara-saudara bekerjasama dengan pemerintah nagari adalah amal ibadah bagi kita bersama. Selanjutnya kami ucapkan selamat datang kepada wajah-wajah baru yang akan mewakali masyarakatnya duduk sebagai anggota Bamus Nagari di Nagari Tungkar dan Nagari Situjuah Banda Dalam.
Kita sadar seorang anggota Bamus adalah salah satu pilar kokohnya penyelenggaraan otonomi daerah, fungsi anggota Bamus Nagari sebagai panel aspirasi masyarakat nagari dan pengawasan terhadap peraturan nagari dalam menentukan keberhasilan suatu nagari. Badan Musyawarah Nagari sebagai lembaga formal yang punya peran strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, demokratisasi, dan kesejahteraan masyarakat haruslah mampu menjadi benteng dari iklim ataupun dari budaya demokrasi. Oleh karena itu setiap anggota Bamus agar senantiasa meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan inovasinya untuk menghindari persoalan-persoalan yang disharmonis, persoalan-persoalan yang tidak kondusif antara Bamus dengan Pemerintah Nagari yang sering terjadi akibat kesenjangan memahami regulasi dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, kekuatan Bamus itu terletak pada kemampuan cek and balance, Bamus Nagari memiliki hak bertanya, konfirmasi, mengenai pembangunan nagari terkait apa saja program-program yang direncakan yang berjalan dan yang tidak dijalankan oleh pemerintah nagari oleh karena itu Bamus harus benar-benar menjadi patner Wali Nagari dalam membangun nagarinya. Bamus nagari harus menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi antara pemerintahan nagari dan masyarakatnya, Bamus nagari tidak boleh atau dinilai sebagai pemberi stempel untuk memberikan legitimasi kepada pemerintahan nagari oleh karena itu anggota Bamus jangan sampai kurang memahami perumusan agenda-agenda yang dilaksanakan oleh nagari, Bamus boleh kritis tetapi tetap konsuktif, karena keberadaan Bamus bukalah perpanajangan tangan partai politik tetapi Bamus perpanjangan tangan dari masyarakat dari daerah-daerah ataupun wilayah-wilayah jorong yang diwakili.
Dalam kesempatan itu Bupati Safaruddin juga menyampaikan bahwa pada saat ini pandemi covid belum berakhir, hari ini Lima Puluh Kota renking 16 penyebaran dan penanganan covidnya se-provinsi sumatera barat.
Tugas Bupati, Tugas Camat, dan Tugas Wali Nagari jangan biarkan nagari itu sampai merah, jangan biarkan jorong itu sampai merah PPKM mikro harus kita laksanakan jangan lengah wali nagari koordinasi selalu dengan camat kalau ada orang yang terpapar covid treakingnya harus jelas, sasarannya tampak, orangnya mana, dari mana sumbernya dan lain sebagainya oleh karena itu kami harapkan keseriusan kita bersama-sama dalam rangka pealaksanaan penanganan covid.
Salah satu langkah kita dalam penanganan covid ini, kita harus melaksanakan vaksinasi, karena kemaren ada orang yang ragu-ragu tidak mau vaksin karena banyaknya isu-isu, banyakberita hoak yang berkembang cari sumber beritanya, jadi selaku tokoh-tokoh masyarakat kita jangan termakan oleh berita bohong. Oleh karena itu jangan sampai ada wali nagari, kepala jorong dan perangkat nagari yang tidak mau di vaksin. Disamping itu perlu beliau juga menyampaikan bahwa vaksin bukanlah obat kalau sekiranya kita abai dengan protokal kesehatan walaupun kita sudah faksin 2 kali tetapi kita tidak pakai masker tidak jaga kesehatan, jusru karena itu itu mari sama-sama kita pakai masker kita sosialisasikan kepada masyarakat kita supaya masyarakat kita menyadiri untuk mengikuti vaksin.
Terakhir beliau dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Situjuah Limo Nagari karna secara konsitusi kita telah melaksanakan pilkda pada tanggal 9 desember 2020, proses demokrasi telah kita ikuti, intrik-intrik politik telah berakhir konstitusi telah menetapkan kami pada tanggal 26 Februari 2021 dan dilantik menjadi bupati dan wakil bupati oleh gubernur sumatera barat atas nama presiden republik indonesia, dengan arti kata sejak tanggal 26 Februari 2021 “ biduak lalu-kiambang batawik “ tidak ada lagi kelompok ini kelompok itu dan lain sebagainya tidak ada lagi partai ini dan partai itu yang adalah bagaimana kita membangun lima puluh kota yang lebih maju dan lebih baik ke depannya, kami Safarudin – Rizki bukanlah orang yang pintar bukanlah orang yang pandai bukan pula orang yang kuat masih banyak orang kuat diluar kami masih banyak orang yang pintar diluar kami masih banyak orang yang pandai diluar kami, tapi pada saat ini amanah rakyat atas redhah Allah Subhanawata’ala telah memberikan amanah ini kepada kami untuk kami laksanakan masukan kritikan dan saran kepada kami, sampaikan kepada kami supaya kami bisa membangun dengan baik kami bukanlah orang yang anti kritik kami adalah orang yang siap untuk dikritik, kritiklah kami secara konsuktif untuk membangun lima puluh kota lebih baik, ujarnya.
Feedback